Resume Buku Pendidikan Pancasila
Resume Buku Pendidikan Pancasila: Bab I- IV
Resume ini Disusun sebagai Ujian Tengah Semester Mata Kuliah Pendidikan Pancasila
Dosen Pengampu: Kingkel Panah Grossman S.H,M.H
Disusun oleh:
Grace Nikita Sihombing (25051102703)
Program Studi Pendidikan Ekonomi
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Universitas Riau
2025
Bab I: Pengantar Pendidikan Pancasila
Pada bab 1, diawali dengan latar belakang pendidikan pancasila dan perkembangan pendidikan pancasila di Indonesia. Sistem pendidikan di Indonesia harus berdasarkan Pancasila pada pengimplementasian nya dan diharapkan para Mahasiswa dapat menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Poin-poin yang terdapat pada bab ini, yaitu:
1. Urgensi Pendidikan Pancasila
Banyaknya masalah yang terjadi di Indonesia menjadi alasan bahwa mata kuliah pendidikan pancasila sangat dibutuhkan mahasiswa. Urgensi nya adalah agar mahasiswa memiliki pedoman atau kaidah penuntun dalam berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
2. Alasan Diperlukannya Pendidikan Pancasila
Pendidikan pancasila dibutuhkan agar nilai moral dan etika dapat terbentuk, sehingga masyarakat dapat melakukan hal yang baik dan menghindari hal yang buruk. Pendidikan pancasila juga dibutuhkan agar nilai-nilai budaya tidak lebur dari masyarakat, melihat sudah banyak budaya asing yang masuk bahkan diterapkan oleh beberapa masyarakat.
3. Sumber Historis, Sosiologis, Politik Pendidikan Pancasila
Melalui berbagai peristiwa sejarah di Indonesia, lalu implikasinya dalam pendidikan pancasila, mahasiswa diharapkan dapat mengambil pelajaran dan motivasi atas peristiwa yang sudah terjadi, Lalu dalam sumber sosiologis, mahasiswa dapat mengkaji struktur-struktur sosial termasuk mengatasi permasalahan sosial berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Dalam hal politik, hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan dan upaya untuk mewujudkan kehidupan politik harus sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.
4. Dinamika dan Tantangan Pendidikan Pancasila
Pendidikan pancasila mengalami perubahan pada pengimplementasian nya dalam kehidupan. Tak hanya itu, pelestarian budaya juga sudah jarang dilakukan, untuk itu dalam rangka menerapkan kembali pembudayaan nilai-nilai Pancasila kepada generasi penerus bangsa perlu melakukan berbagai langkah, antara lain menggalakkan
seminar-seminar yang membahas tentang pentingnya membudayakan Pancasila melalui pendidikan, khususnya dalam hal ini melalui pendidikan tinggi.
Pancasila merupakan penunjuk jalan, tanpa adanya Pancasila, maka kekuasaan negara akan menyeleweng dari nilai-nilai Pancasila. Untuk mencegah terjadinya penyelewengan tesebut, perlunya pendidikan pancasila diajarkan kepada mahasiswa sebagai penerus bangsa. Tantangannya adalah bagaimana cara agar mata kuliah pendidikan pancasila dapat diselenggarakan dengan menarik dan efektif untuk menarik minat mahasiswa mempelajari pendidikan pancasila.
Bab II: Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia
Pada bab 2, dijelaskan tentang dinamika Pancasila dalam sejarah Indonesia pada era pra-kemerdekaan, kemerdekaan, orde lama, orde baru, dan reformasi.
Poin-poin yang terdapat dalam bab ini, yaitu:
1. Konsep dan Urgensi Pancasila dalam Arus Sejarah Bangsa Indonesia
Perumusan Pancasila diawali pada sidang BPUPKI pertama, dimana terdapat 3 tokoh yang mengusulkan dasar negara, lalu pada sidang BPUPKI kedua disetujuinya naskah awal Pancasila yang diusulkan oleh Soekarno.. Pada proklamasi kemerdekaan Indonesia, diikuti dengan rapat PPKI yang mengesahkan pembukaan UUD 1945 dan Pancasila.
2. Alasan Diperlukannya Pancasila dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia
Pancasila merupakan identitas kultural bangsa Indonesia dari berbagai elemen budaya dan agama. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia terdiri dari nilai-nilai atas 5 sila Pancasila yang mewujudkan sifat dan moral bangsa Indonesia. Pancasila juga merupakan jiwa bangsa karna lahir bersamaan dengan kemerdekaan Indonesia dan sebagai pedoman hidup masyarakat dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
3. Sumber Historis, Sosiologis, Politis tentang Pancasila sebagai Kajian Sejarah Bangsa Indonesia.
Sumber Historis: Nilai Pancasila sudah ada dalam kegiatan adat istiadat dan kebudayaan bangsa Indonesia sejak dulu.
Sumber Sosiologis: Nilai Pancasila sudah ada dalam masyarakat Indonesia, seperti semangat gotong royong dan kekeluargaan
Sumber Politis: Nilai Pancasila diterapkan dalam musyawarah dan kegiatan politik.
4. Dinamika dan Tantangan Pancasila dalam Kajian Sejarah Bangsa Indonesia
Dinamika pancasila dalam sejarah Indonesia mengalami banyak pasang surut dalam pemahaman dan implementasi nya. Dari perubahan sila pertama, dijadikan asas tunggal, dan terabaikan.
Tantangan Pancasila muncul saat nilai-nilai Pancasila tidak diterapkan dalam kepribadian diri dan implementasi nya dalam kehidupan sehari-hari.
Bab III: Bagaimana Pancasila menjadi Dasar Negara Republik Indonesia?
Pada bab 3, mengkaji hubungan antara Pancasila dan Proklamasi, hubungan antara Pancasila dan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, Penjabaran Pancasila dalam pasal-pasal UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945, implementasi Pancasila dalam pembuatan kebijakan negara, khususnya dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial budaya.
Poin-poin yang terdapat pada bab ini, yaitu:
1. Konsep Negara, Tujuan Negara, dan Urgensi Dasar Negara
Negara adalah organisasi kekuasaan berdaulat yang melaksanakan tata tertib atas suatu umat dengan unsur konstitutif dan deklaratif.
Tujuan negara Indonesia yaitu mewujudkan kesejahteraan umum dan menjamin keamanan seluruh warga Indonesia.
Dasar negara adalah sumber dari segala hukum dan menjadi dasar bagi peraturan perundang-undangan.
2. Alasan Diperlukannya Kajian Pancasila sebagai Dasar Negara
Pancasila diperlukan sebagai dasar negara karna berfungsi sebagai pedoman hidup bangsa dan kepribadian yang didasari oleh Pancasila itu sendiri. Pemerintah harus menjadi pedoman dalam pelaksanaan nilai-nilai Pancasila.
3. Sumber Yuridis, Historis, Sosiologis, dan Politis tentang Pancasila sebagai Dasar Negara
Sumber Yuridis mencatat Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum, Pancasila tercatat dalam pembukaan UUD 1945 dan ditegaskan dalam ketetapan MPR.
Sumber Historis nya Pancasila diusulkan oleh Ir. Soekarno pada sidang BPUPKI pertama dan disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 dalam pembukaan UUD 1945.
Sumber Sosiologis dari Pancasila merupakan implementasi dari nilai-nilai Pancasila, seperti nilai etika, persaudaraan, musyawarah, dan keadilan.
Sumber Politis dari Pancasila yaitu, Pancasila sebagai penuntut kegiatan politik mulai dari perwujudan demokrasi dan pemilihan umum.
4. Tantangan terhadap Pancasila
Tantangan berasal dari paham liberalisme, kapitalisme, komunisme, yang merubah kepribadian bangsa, keagamaan di era reformasi, dan juga perilaku aparat yang tidak mencerminkan nilai-nilai Pancasila.
BAB IV: Mengapa Pancasila menjadi Ideologi Negara?
Pada bab 4, membahas tentang kedudukan Pancasila sebagai ideologi negara. Pada bab ini, mengkaji pengertian dan sejarah ideologi, Pancasila dan ideologi dunia, Pancasila dan agama.
Poin-poin yang terdapat pada bab ini, yaitu:
1. Konsep dan Urgensi Pancasila sebagai Ideologi Negara
Pancasila sebagai ideologi negara menghadapi tantangan globalisasi, seperti hubungan antarnegara, kerjasama, nilai-nilai HAM, dan demokrasi. Globalisasi ini memerlukan Pancasila sebagai penunjuk arah.
2. Alasan Diperlukannya Kajian Pancasila sebagai Ideologi Negara
Masyarakat Indonesia perlu mempelajari dan menerapkan nilai-nilai Pancasila di era globalisasi yang menimbulkan tantangan dari ideologi dunia. Tak hanya masyarakat, penyelenggara negara juga harus memahami dan menerapkan ke 5 sila Pancasila terutama dalam kehidupan konstitusional.
3. Sumber Historis, Sosiologis dan Politis tentang Pancasila sebagai Ideologi Negara
Kedudukan Pancasila sebagai sumber historis mengalami banyak dinamika di setiap masa pemerintahan presiden. Sumber sosiologis Pancasila sebagai ideologi negara tercermin dari kehidupan masyarakat yang berasas ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan, dan keadilan.
Sumber politis Pancasila sebagai ideologi negara diwujudkan dalam aktivitas-aktivitas politik di Indonesia berdasarkan 5 sila Pancasila.

Komentar
Posting Komentar